Sejarah individu di sejarah negara

2 Aug

Peppermint Candy (2000)

Film yg bagus, mengerti dengan psikis orang-orang di negara asal film itu berada dan mencoba untuk menunjukan itu. Film itu mengerti dengan situasi dan kondisi yg di hadapi oleh masyarakatnya apa itu bagus atau buruk dan mencoba untuk memahami apa yg sedang terjadi. Itu indahnya film, saya bisa belajar sedikit tentang negara mana saja dengan menonton filmnya. Selain ingin di hibur, kita menonton film karena kita ingin tahu cerita tentang orang-orang atau tempat yg belum kita pernah kunjungi dan asal mereka berada. Setiap negara pasti mempunyai kultur yg unik, habit yg beda, ekonomi yg  mencerminkan kondisi negara itu dan sosio-politik yg membentuk kondisi masyarakat.

Film ‘Peppermint Candy’ written/directed by Lee Chang Dong dari Korea selatan dengan secara brilliant meng-capture esensi Korea selatan yg penuh dengan kekacauan di era 80-90’an melalui protagonis bernama Yongho. Film ini sangat unik karena ceritanya mundur seperti ‘Memento’ atau ‘Irreversible’ , tetapi kalau kedua film itu bercerita beberapa hari, ‘Peppermint Candy’ bercerita selama dua dekade. Film itu di mulai dengan adegan Yongho berjalan di atas rel kereta api, putus asa dan ingin bunuh diri. Cerita selanjutnya menceritakan perjalanan Yongho kenapa dia sampai putus asa dan ingin mati?

‘Pepermint Candy’ bercerita secara mundur perjalanan Yongho dari seorang bisnisman bangkrut dengan rumah tangga gagal, menjadi polisi yg korup yg suka menyiksa mahasiswa dan akhirnya menjadi seorang mahasiswa idealis yg cinta seni. Perjalanan Yongho dari seorang yg ‘murni’ menjadi korup karena keadaan sejarah Korea selatan yg penuh dengan kerusuhan di bentuk oleh sistematis negara yg opresif dan otoriter. Intinya Yongho terjebak oleh sejarah negara itu di mana dia menjadi bagian dari sistem pemerintahan yg tidak peduli dengan demokrasi dan selalu menteror rakyatnya sendiri dan dalam proses itu Yongho kehilangan jati dirinya.

Secara tema ‘Peppermint Candy’ menceritakan bagaimana lingkungan yg opresif dan korup bisa membentuk orang menjadi korup dan sekeji sistem itu. Film ini secara pintar bisa menggambarkan perubahan Korea selatan secara sejarah melalui cerita Yongho yg sangat personal dan manusiawi. Kehilangan jati diri/manusiawi Yongho secara perlahan-lahan sangat menyedihkan dan itu di lambangkan oleh permen peppermint yg pernah di berikan oleh cinta pertama Yongho.

Ketika saya kembalikan dengan kehidupan saya di Indonesia saya juga merasakan hal yg sama. Saya bukannya ahli sosio-politik tetapi saya merasakan bagaimana negara kita sepertinya kehilangan arah dan orang-orang Indonesia sepertinya sudah terpecah belah dengan kepentingan kelompok masing-masing. Saya bisa melihat perubahan itu dari kaca mata sejarah dan dari kehidupan pribadi saya. Saya merasa dengan bertambahnya umur dan pengalaman hidup kadang-kadang saya melihat ke belakang dan bertanya ,”Apakah pilihan saya  tepat?”. ‘Peppermint Candy’ mengerti konsep itu, karena itu kenapa filmnya bercerita mundur; untuk mengevaluasi masa lalu seperti biasanya kita membahas sejarah.

Film ini bagi saya menjadi inspirasi untuk membuat cerita sejarah dengan visi yg sangat unik dan relevan. Kombinasi antara sejarah negara dengan cerita Yongho tidak pernah terasa berbelit-belit malah menjadikan kombinasi yg kuat di mana penonton mengerti bahwa cerita personal masing-masing adalah bagian dari sejarah negara itu dan pengalaman mereka akan di-influence oleh hal-hal yg berada di luar jangkauan mereka.

tintascreenplay.com

 

Advertisements

2 Responses to “Sejarah individu di sejarah negara”

  1. Amazing August 3, 2012 at 4:24 am #

    keren filmnya…ada link untuk download gak ya??

    my blog http://agrace2011.blogspot.com/

  2. joegievano August 6, 2012 at 10:13 am #

    belum ada bro tapi bisa nonton di youtube 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: