6 teori fans gila yg justru membuat film lebih keren

9 Oct

Teori fans tentang film biasanya mempunyai interpertasi beda daripada maksud film tersebut. Mungkin karena fans filmnya kurang puas dengan penjelasan film tersebut sehingga mereka mengeluarkan teori sendiri atau mungkin karena topik ini selalu menyenangkan sehingga membuka pembicaraan yg lebih seru tentang film itu. Kebanyakan dari teori fans tidak masuk akal tetapi ada beberapa yg malah membuat film itu menjadi lebih keren.

 

1. The Emperor di Star Wars bukan penjahat

Bagaimana jika the Emperor bukan seorang penjahat malah dia membuat Death Star untuk menyelamatkan galaxinya? Di Star Wars expanded universe (Serial novel setelah film-film Star Wars), 25 tahun setelah Return Of The Jedi, galaxi terancam oleh serangan dari  Yuuzhan Vong. Mereka adalah ras yg kejam, powerful dan mempunyai teknologi yg tinggi. Mereka juga mempunyai beberapa kapal seperti ‘Death Star’ di mana dengan mudah mereka bisa menghancurkan/menaklukan planet-planet. Sangat mungkin bukan untuk membuat senjata seperti Death Star di perlukan konversi dari dunia demokrasi menjadi dunia militer industrial? Karena dunia demokrasi tidak akan mungkin mengijinkan pembuatan Death Star karena terlalu kontroversial. The Emperor musti mengambil alih dengan paksa dan membubarkan/melumpuhkan dewan perwakilan rakyat karena kalau tidak dewan perwakilan rakyat akan selalu argumentasi antara sesama. Sayangnya Death Star di hancurkan oleh Luke Skywalker dkk karena spesifikasi Death Star di desain untuk melawan sesama Death Star bukan beberapa pesawat kecil yg bisa menyusup ke tempat-tempat kecil. Hasilnya? Ketika Yuuzhan Vong menyerang, 365 triliun mahluk hidup mati.

 

2. Nemo sebenarnya sudah mati

‘Finding Nemo’ sebenarnya cerita tentang bapak Nemo yg mengalami depresi berat karena semua anaknya mati. Dia membayangkan Nemo hidup karena tidak menerima kenyataan. Film ini menjadi simbolisme di mana si bapak melewati beberapa tahapan duka.

– Denial (penyangkalan)

– Anger (marah)

– Bargaining (tawar-menawar)

– Despair (hilang harapan)

– Acceptance (penerimaan)

Di tahap denial, Si bapak tidak mau anaknya pergi ke sekolah karena tidak aman. Di tahap anger, Si bapak memarahi si anak karena si anak tidak menurut. Di tahap bargaining, si bapak musti nahan emosi karena temannya menderita amnesia ketika membantu mencari anaknya.  Di tahap despair, Dia melihat si anak tersedot ke dalam toilet. Di tahap acceptance dia belajar untuk ‘merelakan’ situasi.

Hampir semua karakter di ‘Finding Nemo’ menyuruh si bapak untuk merelakan Nemo pergi. Bahkan si bapak musti pergi ke land down under (underworld, dunia bawah). Ending filmya terlihat si bapak mengucapkan selamat jalan ke Nemo dan si Nemo menghilang. Yg lebih menyedihkan lagi, arti Nemo di bahasa latin adalah ‘nobody’.

 

3.  Kill Bill adalah serial TV di Pulp Fiction

Di ‘Pulp Fiction’, Mia Wallace bercerita ke Vincent Vega bahwa dia pernah akting di serial TV gagal bernama ‘Fox Force Five’. Karakter-karakter yg Mia sebutkan di ‘Fox Force Five’ ternyata sama dengan Karakter-karakter di ‘Kill Bill’.

killbill

 

 

4.  Neo adalah mesin dan Zion masih bagian dari The Matrix

neo

 

Di ‘Matrix Reloaded’, Neo tiba-tiba mempunyai power untuk menghancurkan Sentinels padahal dia berada di dunia beneran bukan di The Matrix. Ini mengundang banyak pertanyaan kenapa Neo bisa begini? Pertanyaan ini belum pernah terjawab puas oleh Wachowskis brothers sehingga banyak fans yg frustasi dan berkesimpulan bahwa Neo adalah mesin dan Zion masih bagian dari the Matrix. Bagi para fans penjelasan ini paling masuk akal kenapa Neo mempunyai power di ‘real’ world. Mungkin ada sebuah lapisan program komputer ke dua di mana Zion adalah bagian atau lapisan ke dua dari the Matrix. Teori ini juga semakin dalam dengan mengatakan bahwa Neo dan manusia-manusia yg sudah bebas ternyata adalah mesin di desain oleh manusia untuk mengajar mesin lain untuk tidak menyerang manusia karena Neo dan manusia-manusia bebas yg lain mengerti rasa sakit dan emosi sehingga mereka musti melawan mesin lain yg ingin menyakiti manusia.

 

5. Ferris Bueller’s day off ketemu Fight Club

Film teen komedi klasik dari penulis/sutradara John Hughes ‘Ferris Beuller’s day off’ menceritakan tentang tiga remaja yg bolos sekolah dan berpetualang seharian sehingga mengalami hal-hal yg menakjubkan. Ferris adalah seorang yg popular, pintar dan keren, Sloane adalah pacar Ferris yg cantik dan sexy, Cameron adalah teman Ferris yg selalu depresi. Teorinya adalah Cameron ingin menjadi seperti Ferris sehingga dia membuat proyeksi di dalam pikirannya bahwa Ferris adalah versi Cameron yg super cool seperti di ‘Fight Club’ ketika karakter yg di mainkan Edward Norton membuat khayalan bahwa dia ingin seperti Tyler Durden.

Ferris adalah apa yg Cameron mau; percaya diri, mempunyai pacar, pintar dan semua orang menyukai dia. Ketika mereka berada di museum art, Cameron melihat sebuah lukisan di mana ada gambar orang tanpa muka. Cameron selalu merasa seperti itu, di lupakan dan merasa terasing. Cameron juga selalu merasa tertekan dengan ayahnya yg selalu dominan dan memarahi dia. Ayahnya mempunyai sebuah mobil kesayangan Ferrari 250 GT California yg jarang di pakai. Ketika Ferris membujuk Cameron untuk meminjam mobil ayahnya dan berkeliaran seharian, ini adalah keinginan Cameron yg terdalam untuk menjadi bebas dan melawan ayahnya. Ketika Cameron merusak mobilnya dia musti menghadapi ayahnya dan ini menjadi fokus utama cerita tentang seorang anak yg musti dewasa dan tidak takut dalam menghadapi ayahnya yg seorang bully, di sini dia tidak memerlukan Ferris lagi.

 

6. James Bond bukan nama tetapi kode

Bagaimana mungkin seorang James Bond bisa hidup terus dari era perang dingin sampai era 9/11 dan seterusnya? Jawaban: James Bond bukan satu orang tetapi sebuah kode di mana beberapa orang memakai nama dia. Masuk akal juga karena setiap aktor James Bond memiliki watak yg sangat beda. Dari yg charming seperti di mainkan Sean Connery, dingin dan psikopat seperti Timothy Dalton atau yg suka bercanda seperti Roger Moore. Bahkan kebanyakan ending setiap aktor yg memainkan James cukup tragis untuk membuat James Bond pensiun. George Lazenby memainkan James Bond di mana istri Bond mati secara tragis, James Bondnya Timothy Dalton menjadi liar dan di pecat oleh MI6, James Bondnya Pierce Brosnan di tinggalkan oleh MI6. Lebih realistis dan masuk akal bukan?

tintascreenplay.com

Advertisements

8 Responses to “6 teori fans gila yg justru membuat film lebih keren”

  1. zerosumo October 9, 2013 at 11:56 pm #

    Ahaaa, keren, you learn something new everyday, dan kalo The Matrix kaya gitu konklusinya, berarti Wachowski dapet ide dari film The 13th Floor bangettt, hahaha :))

  2. joegievano October 10, 2013 at 12:23 pm #

    wah gw belum nonton tu film, kayanya musti di cek it out 🙂

    • zerosumo October 11, 2013 at 10:10 pm #

      The thirteenth floor padahal rilis di tahun yg sama the matrix rilis loh, mungkin fansnya kebayang2 film itu juga kali yah, cobain tonton aja, salah satu film anti-reality yang gw suka, simple tapi bikin bengong gitu di akhirnya, haha…

  3. Paskalis Damar AK October 19, 2013 at 3:16 pm #

    Teori Kill Bill itu malah masuk akal banget ya, tapi mungkin kisahnya ya sebelum Kill Bill, jadi pas si Beatrix Kiddo masih get along sama temen2nya :p masuk akal lagi, karena Kill Bill kan emang udah masuk development hell sejak masih 90an, pas Tarantino masih digosipin sama Uma Thurman;lagipula The Bride kan based on character created by Q&U (yang adalah Quentin dan Uma)— jadi ya sangat mungkin 😀
    apalagi ditambah teori Vega Brothers (Vic Vega dari Reservoir Dogs sama Vincent Vega-nya Pulp Fiction) plus Tarantino-Rodriguez movie universe yang konon berhubungan hehe

    • joegievano October 19, 2013 at 5:34 pm #

      yup sangat mungkin sekali! universe QT memang punya aturan sendiri, inglorious basterds ama django unchained punya sejarah dunia versi QT. dunia QT= dunia parallel universe seperti twilight zone 🙂

      • Paskalis Damar AK October 19, 2013 at 5:40 pm #

        kabarnya banyak karakter2 yang adalah keturunan karakter di film sebelumnya gitu, tapi saya gak terlalu ingat siapa-siapanya:p
        cerdas abis

  4. Inspired Ground (@InspiredGround) November 16, 2013 at 10:51 am #

    Keren banget teori2nya 🙂 Bener juga ya Ferris mungkin sosok yang Cameron pengenin untuk dirinya sendiri. Ferris sendiri kelihatan terlalu sempurna dan terlalu beruntung di cerita, menurut saya :p

    Sedih banget tapi yang Finding Nemo ya. Tapi untuk cerita anak-anak, nggak mungkin dibuat sesedih itu.

    • joegievano November 26, 2013 at 9:48 pm #

      justru karena finding nemo film anak-anak makanya teorinya jadi lebih greget 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: