Whiplash: Obsesi mencari kesempurnaan

22 Jan
Whiplash (2014)

Whiplash (2014)

 

Film-film tentang hubungan teacher/student sudah seperti genre spesifik di perfilman. Kita sebagai penonton sudah cukup nyaman dengan tipe film jenis ini karena sudah mendarah daging di benak kita. Kita sangat familiar dengan alur cerita di mana seorang figur guru dengan tidak rela (pada awalnya) musti mengajar seorang student yg dia tidak sukai atau tidak akur. Pada awal cerita, teacher dan student tidak akur dan sering timbul konflik. Tetapi pada pertengahan cerita mereka menemukan sebuh titik di mana mereka mulai mendapat kecocokan antara satu sama lain dan menghasilkan sebuah pengertian yg akhirnya mereka musti kerja sama untuk mencapai gol.

Formula ini sepertinya sudah menjadi formula yg membuat cerita mudah ketebak walaupun ceritanya solid atau kualitas filmnya bagus. We’ve all seen these type of films before so nothing is really suprising anymore, tapi ‘Whiplash’ mempunyai warna tersendiri yg membuat tonasi cerita beda. ‘Whiplash’ merubah klise hubungan teacher/student dan menjadi sensasi hit di Sundance Film Festival 2014, memenangkan audience dan grand jury awards. Film ini juga di nominasi untuk Oscar di kategori ‘Adapted Screenplay’.

Andrew Neiman (Miles Teller) adalah seorang pelajar jazz drummer berusia 19 tahun yg belajar di sekolah musik elit. Dia ingin menjadi salah satu pemain drum jazz terbaik di generasi dia. Dedikasi Neiman untuk latihan siang dan malam medapat perhatian Terence Fletcher (J.K. Simmons). Fletcher adalah salah satu guru terbaik di sekolah itu dan prestasi dia memenangkan kompetisi musik sudah tidak di pungkiri lagi.

whiplash-scream

Fletcher mengundang Neiman untuk menjadi back up drummer di band dia. Merasa bangga karena terpilih, Neiman dengan yakin akan menggantikan posisi drummer senior tetapi ketika latihan di mulai Neiman merasakan gaya Fletcher mengajar bukan seperti guru normal yg lain tapi melalui gaya manipulatif yg sangat abusive. Mood Fletcher bisa berubah drastis dari orang yg kalem dan supportive menjadi murka dan abusive. Neiman di lempar kursi karena melakukan ketukan yg salah, di hina-hina di depan student yg lain karena masih hijau dan sering melakukan kesalahan.

Tetapi masalah ini semua membuat Neiman lebih bertekad untuk kerja lebih keras supaya dia terpilih oleh Fletcher sebagai drummer tetap dan akhirnya menimbulkan konsekuensi yg fatal.

Yg membuat beda ‘Whiplash’ dengan film lain yg mempunyai cerita mirip adalah absennya momen sentimental atau ‘uplifting’ antara Neiman dan Fletcher sehingga membuat cerita tidak mudah ketebak. Saya lebih melihat hubungan mereka berdua seperti sebuah psychological warfare atau adu perang mental karena pribadi mereka yg kompleks, keras kepala dan masing-masing sangat ambisius.

whip-6

Neiman walaupun awalnya seperti orang pemalu yg kuper tetapi mempunyai sebuah tekad yg bulat untuk menjadi drummer terbaik dan obsesi dia merusak hubungan dia dengan pacarnya, Nicole. Karena menurut Neiman, Nicole akan membuat dia tidak fokus. Padahal di awal cerita, Neiman dengan gugup mengajak Nicole kencan. Di versi film standard, usaha Neiman untuk mendapatkan Nicole biasanya di bikin-bikin untuk menambahkan unsur romantis yg klise dan bertele-tele karena Neiman adalah the ‘cute but nerdy guy’ yg merasa bersyukur bisa mendapatkan Nicole. Di versi ‘Whiplash’, Neiman is the ‘asshole nerdy guy’ (mirip karakter Mark Zuckerberg di ‘Social Network’) yg merasa diri dia lebih superior dari Nicole karena dia tahu apa yg dia mau sementara Nicole tidak fokus dengan sekolahnya.

Sementara Fletcher sendiri mempunyai pribadi yg kompleks di mana dia bisa menangis di depan student-student ketika sedang latihan karena mendengar berita bahwa salah satu bekas murid dia meninggal karena kecelakaan atau bisa menjadi seorang yg lembut dan memberikan semangat yg membangun.

‘Whiplash’ mempunyai tema yg sangat jelas tentang obsesi untuk mengejar kesempurnaan dan tidak memikirkan konsekuensi terhadap orang lain yg tidak mengerti kenapa musik sangat penting bagi Neiman dan Fletcher. Ketika obsesi kedua karakter ini tidak menemui pengertian antara satu sama lain, cerita menjadi lebih intens karena telah berubah menjadi power struggle antara Neiman dan Fletcher.

Whiplash-4

Neiman merasa lebih jago dari pada drummer senior dan Fletcher tidak mau memberikan Neiman kepuasaan itu. Setiap kemajuan yg Neiman alami, dia musti melalui halangan dan abuse dari Fletcher. Karena Fletcher tidak suka dengan gaya mengajar yg menggunakan positive reinforcement dan kalaupun di gunakan hanya untuk memanipulasi Neiman.

Fletcher: “There are no two words in the English language more harmful than ‘good job’.”

Menonton ‘Whiplash’ mengejar tema mencari kesempurnaan ibarat seperti melihat pisau yg sudah tajam di asah berulang-ulang kali tetapi ketajaman itu tidak pernah cukup karena akhirnya obsesi mencari kesempurnaan adalah ilusi. Walaupun ilusi itu terasa sangat tajam dan sangat nyata.

tintascreenplay.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: